Perkembangan prosesor Intel

Perkembangan prosesor Intel ternyata telah berjalan lebih dari 50 tahun dengan berbagai produk dan seri yang berbeda, lalu apa saja?

Wajib Tahu! Ini Dia Perkembangan Prosesor Intel dari Masa ke Masa

Intel merupakan salah satu prosesor yang merajai pasar di seluruh dunia. Keberadaannya telah digunakan pada berbagai macam device seperti laptop dan PC berbagai merek. Lalu, bagaimana sebenarnya perkembangan prosesor Intel dari masa ke masa? Yuk kita bahas singkat di sini!

Prosesor merupakan salah satu komponen yang diperhatikan saat hendak membeli laptop atau PC. Hal ini karena performa laptop yang akan kita gunakan bergantung pada prosesor tersebut.

Apa Itu Prosesor?

Banyak yang bilang, prosesor merupakan otak dari komputer atau laptop. Disebut demikian karena komponen ini dapat mengontrol semua proses yang berjalan pada sebuah sistem komputer dan dapat digunakan sebagai pusat atau otak yang berfungsi melakukan perhitungan dan menjalankan tugas.

Prosesor berfungsi untuk mengatur arus data agar terhindar dari stack atau macet dalam mengoperasikan device. Dengan perkembangan prosesor Intel dari masa ke masa, kualitasnya juga semakin baik sehingga dapat berfungsi secara optimal.

Selain itu, prosesor juga dapat melakukan perhitungan rumus yang rumit dengan akurat serta mengolah data dan menyimpannya pada RAM sementara dalam waktu yang singkat.

Perkembangan Prosesor Intel dari Masa ke Masa

Intel atau Integrated Electronics merupakan bisnis yang dijalankan oleh Intel Corp yang dipelopori oleh Gordon Moore, Robert Noyce, dan Andy Grove pada tahun 1968. Pada saat awal kemunculannya, Intel tidak langsung meluncurkan prosesor yang kita tahu seperti saat ini.

Mereka merilis produk pertamanya berupa RAM statis 1101 metal oxide semiconductor (MOS). Kemunculan ini memberikan tanda berakhirnya era memori magnetis.

Setelah RAM Statis, Intel merilis produk terbarunya yang berupa mikroprosesor pertamanya yaitu Mikroprosesor 4004 pada tahun 1971 dan digunakan pada mesin kalkulator Busicom. 

Setahun setelahnya, tepatnya pada 1972, rilis mikroprosesor 8008 yang memiliki performa lebih baik dari pendahulunya. Pada tahun 1974, produk Intel mikroprosesor 8080 diaplikasikan untuk pertama kali pada komputer bernama Altair. Sejak saat itu, karier Intel Corp semakin melejit dan memiliki prospek yang bagus.

Perkembangan prosesor Intel juga dibantu dengan kerjasamanya bersama IBM karena mikroprosesor 8086-8088 banyak digunakan pada komputer pribadi buatan IBM yang turut menaikkan popularitas Intel.

Pada tahun 1985, muncullah Intel 386 yang merupakan prosesor dengan 275.000 transistor yang 100 kali lipat lebih banyak dari mikroprosesor 4004. Berlanjut pada tahun 1989, perusahaan mengeluarkan Intel 486 DX CPU yang merupakan mikroprosesor pertama dengan lebih dari 1 juta transistor.

Selanjutnya, Intel merilis seri Pentium pada tahun 1993. Diawali dengan Intel Pentium I yang memiliki lebih dari 3 juta transistor. Sayangnya, Pentium ini menjadi kesalahan proses yang paling parah selama perkembangan prosesor Intel.

Untuk memperbaikinya, dibuat Intel Pentium Pro Processor pada tahun 1995 yang dirancang untuk digunakan pada aplikasi server dan workstation sehingga pemrosesan data bisa berjalan lebih cepat. Menurut beberapa sumber, prosesor ini memiliki 5,5 juta transistor di dalamnya.

Perkembangan seri Pentium terjadi seiring berjalannya waktu hingga yang terakhir adalah Intel Pentium IV pada tahun 2000 dengan kecepatan prosesnya mencapai 3.06 GHz. Lalu berlanjut pada Intel Itanium, Pentium M, dan Pentium Dual Core.

Pada tahun 2009, Intel meluncurkan i Series generasi pertama dari mulai Intel Core i3,i5, dan i7. Untuk perkembangan prosesor Intel selanjutnya yaitu pada tahun 2011 muncul generasi 2 dari Intel Core i Series yaitu Intel Sandy Bridge.

Berlanjut dengan generasi ketiganya yaitu Intel Ivy Bridge pada tahun 2012, generasi keempat yaitu Intel Haswell (2013), dan yang terakhir Intel meluncurkan Core i7 Extreme 5960X (Haswell 5000 series) pada tahun 2014 dengan 8 buah core dan 16 thread core.